Selasa, 20 September 2011

Melepaskan Membran Telur Dari Cangkangnya

Telur pada bagian luarnya mempunyai cangkang yang keras. Pada lapisan dalam cangkang terdapat selaput yang sangat tipis yang melapisi cadangan makanan dan embrio. Selaput tersebut yaitu membran telur. Nah, bagaimana melepaskan  membran yang ada didalam cangkang yang sangat keras tanpa rusak.
Mari kita lakukan percobaan berikut !

Alat dan bahan yang dibutuhkan
 
  1. Telur ayam
  2. Gelas plastik bekas air mineral
  3. Air yang telah diberi pewarna
  4. Cuka 1 botol
  5. Piring
  6. Pisau
  7.  Sarung tangan



Langkah-langkah percobaan

1. Buatlah lubang pada telur dengan ujung pisau
2. Keluarkan isi telur kedalam piring hingga habis
Langkah 1
Langkah 2

Langkah 3
  3. Setelah itu, cuci  bersih bagian dalam cangkang telur dengan air mengalir.














Langkah 4
4.  Langkah selanjutnya, masukkan cangkang telur pada gelas air mineral kemudian tuangi dengan cairan cuka secukupnya. maka cangkang akan mengambang pada cairan cuka.













Langkah 4
5.  Pakailah sarung tangan terlebih dahulu, kemudian tindih cangkang telur  hingga tercelup kedalam. Maka, cairan cuka akan masuk kedalam telur sehingga cangkang telur tenggelam seluruhnya.

Langkah 6
6. Rendamlah cangkang telur dalam cairan cuka selama 24 jam. kemudian perhatikan perubahan  yang terjadi ?

7. Angkat membran telur dalam cairan cuka, lalu cuci bersih. Selanjutnya rendam membran telur pada air yang yang telah diberi pewarna, peras dan bersihkan sisa pewarna dengan menggunakan tisue.

8. Langkah terakhir, letakkan membran telur pada tangan kemudian lambung-lambungkan sehingga, membran telur mengembang seperti telur utuh.






PENJELASAN ILMIAH
  1. Benda dapat mengalami perubahan. Perubahan benda bisa terjadi karena dipanasakan, dibakar, dilarutkan dll.  Perubahan tersebut dapat diamati dengan membandingkan sifat benda sebelum dan sesudah terjadinya perubahan.
  2. Perubahan sifat benda digolongkan menjadi 2, yaitu perubahan sifat sementara(tidak tetap) dan perubahan sifat permanen (tetap).
  3. Benda yang mengalami perubahan sifat tidak tetap, jenis molekul*nya sama. Baik sebelum terjadi perubahan maupun sesudah perubahan, misalnya, air didinginkanmenjadi es.
  4. Benda yang mengalami perubahan sifat tetatp,jenis molekulnya berubah sebelum dan sesudah terjadinya perubahan, misalnya peristiwa fotosintesis pada tumbuhan, yakni dari gas karbon dioksida dan air menjdai glukosa.
Pada percobaan diatas adalah perubahan sifat tetap dan tidak tetap pada benda
Cangkang yang direndam telur tersusun dari molekul-molekul kalsium karbonat**. Sebelum direndam cangkang bersifat keras dan tidak larut air. Sewaktu direndam dalam cuka, molekul-molekul kalsium karbonat terurai menjadi molekul gas karbon dioksida dan molekul garam. Gas karbon dioksida naik ke udara bebas dan garam terlarut ke air. Perubahan tersebut tegolong perubahan sifat tetap.



Sesaat setelah membran telur direndam air berwarna, membran masih lembab karena mengandung air, sehingga membran lentur. Karena di lambung-lambungkan udara akan masuk kedalam membran telur dan air akan menguap sehingga kelenturan membran akan berkurang. Akibatnya, membran telur kering dan kaku.



* Sekelompok atom yang saling berikatan dengan sangat kuat dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil.
** Senyawa kimia yang lazim detemukan dalam batuan dan merupakan komponen utama dari cangkang organisme laut, siput, mutiara dan kulit telur.


SELAMAT MENCOBA



REFERENSI
- Komik Sains KUARK
- http://www.google.co.id/
- http://id.wikipedia.org/


2 komentar:

  1. Apa yang terjadi dengan kalsium karbonatnya... Apakah terlarut kedalam air?
    Bagaimana Bila kita mau menggunakan bagian terluar cangkang, namun kita harus membuang mrmbrannya tadi?

    BalasHapus
  2. Apa yang terjadi dengan kalsium karbonatnya... Apakah terlarut kedalam air?
    Bagaimana Bila kita mau menggunakan bagian terluar cangkang, namun kita harus membuang mrmbrannya tadi?

    BalasHapus